Sponsored by

Senin, 20 November 2017

Ini Ancaman Maut Menteri Pertahanan Buat Australia dan Kep Solomon Terkait Papua


Menteri Pertahanan Republik Indonesia Ryamizard Ryacudu menegaskan, negara lain tidak perlu ikut campur urusan dalam negeri Indonesia. Termasuk juga Australia, terkait upaya pemisahan Papua dari Nusantara.

Dalam pertemuan dengan Menteri Pertahanan Australia Marisa Payne, Ryamizard membahas tentang pihak-pihak yang hendak memisahkan Papua dari Indonesia. Dia juga meminta Australia tidak mengusik kedamaian Indonesia, serta meminta untuk menegur negara-negara di dekat wilayah Papua yang memprovokasi provinsi paling timur di Indonesia itu untuk merdeka.

"Tadi malam saya bilang, tolong sampaikan negara kamu itu, Solomon atau apa itu, jangan pernah mengganggu-ganggu atau mengajak-ajak Papua untuk bergabung. Memang siapa dia? Jangan membangunkan macan tidur. Kita ini macan, bukan tikus," tegas Ryamizard kepada wartawan.

Beberapa waktu lalu, Ryamizard telah bertemu dengan pemerintah Australia dan mewanti-wanti Negara Kanguru itu untuk tidak membangunkan macan yang sedang tidur terkait Papua. Sebab selama ini, Indonesia-Australia memiliki hubungan yang baik. Di saat yang sama, Indonesia juga tidak mencampuri urusan Australia terkait hal apa pun.

"Indonesia dengan Australia berjalan dengan baik ini harus dijaga. Dulu waktu di Australia sudah sampaikan, kita tidak akan mengganggu atau ikut campur urusan negara lain. Dan saya minta negara lain jangan pernah mengganggu Indonesia," tukasnya.

Kepada Marisa Payne, Ryamizard menegaskan bahwa pihaknya akan siap membentengi Indonesia jika suatu saat beberapa negara di sekitaran Australia dan Papua yang terlalu ikut campur dengan urusan Indonesia.

"Kalau ada yang ganggu Indonesia, saya menjadi garda paling depan untuk menghadapi mereka," tandasnya.

(rfa)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar